EVENT DI BULAN MARET
PONTIANAK
2/27/20263 min baca
1.Festival Tudang Manre SipuLung (08 maret)
Tradisi Tudang Manre Sipulung merupakan warisan budaya masyarakat Bugis-Makassar yang secara harfiah berarti “duduk bersama”. Tradisi ini menjadi bentuk musyawarah adat untuk membahas berbagai persoalan secara mufakat, sekaligus mencerminkan nilai kearifan lokal, kerendahan hati, dan semangat gotong royong. Dalam pelaksanaannya, masyarakat berkumpul untuk berdialog, mempererat silaturahmi, serta menikmati hidangan bersama sebagai simbol kebersamaan dan persatuan.Di Kota Pontianak, tradisi ini rutin digelar oleh komunitas suku Bugis di Kalimantan Barat sebagai wadah memperkuat hubungan sosial antarwarga. Suasana kebersamaan yang tercipta kerap disandingkan dengan tradisi saprahan dalam budaya Melayu, yang sama-sama menonjolkan nilai kekeluargaan dan kebersamaan. Tahun ini, kegiatan Tudang Manre Sipulung akan dimulai pada 08 Maret 2026, menjadi momentum penting untuk menjaga dan melestarikan identitas budaya Bugis di tengah keberagaman masyarakat Pontianak.
Gambar ilustrasi AI – OpenAI (DALL·E)


2. Festival Meriam Karbit (20 maret)
Tradisi Meriam Karbit kembali memeriahkan suasana malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri di Kota Pontianak. Permainan rakyat khas tepian Sungai Kapuas ini biasanya digelar pada malam menjelang Idul Fitri dan hari raya, yang pada tahun 2026 diperkirakan berlangsung di bulan Maret. Tahun ini, rangkaian kegiatan akan dimulai pada 20 Maret 2026, menghadirkan kemeriahan yang telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.Tradisi ini menggunakan meriam yang dibuat dari batang kayu besar dan diisi bahan bakar karbit untuk menghasilkan dentuman keras yang saling bersahutan. Pelaksanaannya berpusat di sepanjang tepian Sungai Kapuas, terutama di wilayah Pontianak Timur, Selatan, dan Tenggara. Puluhan kelompok peserta dengan ratusan meriam turut ambil bagian, saling beradu kekuatan bunyi dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Selain menjadi warisan budaya yang terus dilestarikan, Meriam Karbit juga dikenal sebagai salah satu daya tarik pariwisata unggulan di Kalimantan Barat yang selalu dinantikan masyarakat dan wisatawan setiap tahunnya.
sumber Pontianak post


3. Kulminasi Matahari (23 maret)
Fenomena Kulminasi Matahari kembali dapat disaksikan di Kota Pontianak pada 23 Maret 2026, bertempat di kawasan Tugu Khatulistiwa. Kulminasi merupakan peristiwa astronomi ketika posisi Matahari tepat berada di garis khatulistiwa, sehingga bayangan benda tegak tampak menghilang selama beberapa saat. Fenomena ini terjadi karena Pontianak dilalui garis ekuator, menjadikannya salah satu lokasi istimewa untuk mengamati peristiwa tersebut secara langsung.Setiap tahunnya, momen kulminasi selalu menarik perhatian masyarakat dan wisatawan yang ingin menyaksikan secara langsung hilangnya bayangan di titik nol derajat lintang. Selain menjadi fenomena ilmiah yang unik, peristiwa ini juga menjadi daya tarik wisata edukasi dan simbol identitas Kota Pontianak sebagai Kota Khatulistiwa. Pengunjung yang hadir dapat merasakan pengalaman langka sekaligus memahami lebih jauh tentang fenomena pergerakan semu Matahari.
4. Gubernur Cup Vol. 1 (28 maret-11 april)
Turnamen bola basket Gubernur Cup Vol. 1 akan digelar mulai 28 Maret hingga 11 April 2026, menjadi salah satu kompetisi olahraga bergengsi yang dinantikan oleh komunitas basket di Kalimantan Barat. Event ini dirancang untuk memperkuat sportivitas, bakat atlet muda, serta semangat kompetitif antar tim yang berasal dari berbagai daerah di provinsi ini.Selama kompetisi berlangsung, para peserta akan bertanding dalam sejumlah kategori yang menampilkan permainan cepat, teknik tinggi, dan kerja sama tim yang solid. Gubernur Cup menjadi wadah penting bagi pebasket lokal untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus belajar dari pengalaman bertanding dalam skala kompetisi formal.Turnamen ini juga didukung oleh antusiasme masyarakat luas, komunitas olahraga, serta pecinta basket di Kalimantan Barat. Diselenggarakan dalam periode 14 hari kompetisi, Gubernur Cup Vol. 1 diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan atlet berbakat sekaligus meningkatkan day




